Jeritan ruh-ku

Posted: 25 September 2008 in islam, Religi
Tag:,

Aku Dimakamkan Hari Ini

Perlahan, tubuhku ditutupi tanah,
perlahan, semua pergi meninggalkanku,
masih terdengar jelas langkah-langkah terakhir mereka,
aku sendirian, di tempat gelap yang tak pernah terbayang,
sendiri, menunggu keputusan…
Istri, belahan hati, belahan jiwa pun pergi,
Anak, yang di tubuhnya darahku mengalir, tak juga tinggal,
Apatah lagi sekedar tangan kanan, kawan dekat, rekan bisnis, atau orang-orang lain,
Aku bukan siapa-siapa lagi bagi mereka.
Istriku menangis, sangat pedih, aku pun demikian,
Anakku menangis, tak kalah sedih, dan aku juga,
Tangan kananku menghibur mereka,
kawan dekatku berkirim bunga dan ucapan,
tetapi aku tetap sendiri,
disini, menunggu perhitungan…
Menyesal sudah tak mungkin,
Tobat tak lagi dianggap,
dan ma’af pun tak bakal didengar,
aku benar-benar harus sendiri…
Tuhanku, (entah dari mana kekuatan itu datang, setelah sekian lama aku tak lagi dekat dengan-Nya),
jika Kau beri aku satu lagi kesempatan,
jika Kau pinjamkan lagi beberapa hari milik-Mu,
beberapa hari saja…
Aku akan berkeliling, memohon ma’af pada mereka,
yang selama ini telah merasakan zalimku,
yang selama ini sengsara karena aku,
yang tertindas dalam kuasaku,
yang selama ini telah aku sakiti hatinya
yang selama ini telah aku bohongi
Aku harus kembalikan, semua harta kotor ini,
yang kukumpulkan dengan wajah gembira,
yang kukuras dari sumber yang tak jelas,
yang kumakan, bahkan yang kutelan.
Aku harus tuntaskan janji-janji palsu yg sering ku umbar dulu.
Dan Tuhan,
beri lagi aku beberapa hari milik-Mu,
untuk berbakti kepada ayah dan ibu tercinta,
teringat kata-kata kasar dan keras yang menyakitkan hati mereka,
maafkan aku ayah dan ibu,
mengapa tak kusadari betapa besar kasih sayangmu…
beri juga aku waktu,
untuk berkumpul dengan istri dan anakku,
untuk sungguh-sungguh beramal soleh,
Aku sungguh ingin bersujud dihadapan-Mu,
bersama mereka…
begitu sesal diri ini,
karena hari-hari telah berlalu tanpa makna penuh kesia-siaan,
kesenangan yang pernah kuraih dulu,
tak ada artinya sama sekali…
mengapa ku sia-siakan saja,
waktu hidup yang hanya sekali itu,
andai ku bisa putar ulang waktu itu…
Aku dimakamkan hari ini,
dan semua menjadi tak terma’afkan,
dan semua menjadi terlambat,
dan aku harus sendiri,
untuk waktu yang tak terbayangkan…

( Riza P.N )
Milis Feui82
Dikirim oleh: Gatot http://www.ilma95.net/artikel ilma95.net

Komentar
  1. Mbah Jogo mengatakan:

    Artikel bagus, membuat aku merinding. Semoga Allah mentakdir diakhir hayat dalam keadaan KHUSNUL KHOTIMAH.

    Title Blognya juga menyentuh mengandung keimanan untuk menggapai ridho Illahi, Semoga blog ini bermanfaat bagi banyak orang.

    Untuk memenuhi keawajiban dan sebagai penyambung persaudaraan aku mampir kesini, thanks atas kunjungan dan komentarnya di http://mbahjogo.wordpress.com.

    Mbah minta ijin, artikel ini diposting di web mbahjogo, sebagai pengingat, maklum mbah ini sering lupa dan salah.
    Maturnuwun

  2. dedox0297 mengatakan:

    Matur nuwun, trima kasih,

    Suatu kehormatan mbah jogo dah mau mampir…

    Monggo monggo artikelnya di post di blog-nya.

    Semoga bermanfa’at…

  3. denindodutacipta mengatakan:

    SALAM KENAL dan SALING MENGUNJUNGI serta SALING BERBAGI.WAH…WEB-NYA CUKUP INFORMATIF …OYA,BISA PASANG LINK/BANNER GA YAH…???http://DUTACIPTA.WORDPRESS.COM
    🙄

  4. cantigi™ mengatakan:

    halo dedox, msh inget saya? ^_^

  5. dedox0297 mengatakan:

    Met dinihari…

    Hi, denindo
    Terima kasih dah bersedia ke blog ini,
    Ttg banner saya lum siap pasang, insya allah klo sudah siap. saya pasang.

    Kang deni,
    Al-hamdulillah masih inget ko’.
    Lama ga update ke wordpress.com jd lumayan terbenkalai.
    Sekarang2 ol-nya di blog myo sama fb. 😀

  6. udienroy mengatakan:

    Wah tapi diriku ini Rakyat lemah lho, tidak pernah membuat orang sakit hati

  7. rhendy28 mengatakan:

    Nice artikel, Like or Comment back, hehe
    maklum pemula http://rhendy28.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s